Tugas Pokok Dan Fungsi

TUGAS POKOK DAN FUNGSI

?

I. Tugas Pokok

Sebagai salah satu Badan Pelaksana Kekuasaan Kehakiman Pengadilan Agama mempunyai tugas pokok yaitu

  1. Menerima,
  2. Memeriksa,
  3. Memutus dan
  4. Menyelesaikan

Artinya keempat hal diatas merupakan tugas pokok karena didalam dunia peradilan kita menganut azaz bahwa ? hakim tidak boleh menolak setiap perkara yang diajukan dengan alasan hukum tidak jelas atau tidak ada yang mengaturnya? tentang tugas pokok Peradilan Agama juga telah diatur didalam

  1. Undang-undang Nomor 4 Tahun 2004 jo pasal 49, 51, 52, dan 53 pasal 1 dan 2 dan
  2. Undang-undang Nomor 3 tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-undang No. 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama beserta Penjelasannya.

Adapun setelah adanya lahirnya Undang-undang Nomor 3 tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-undang No. 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama kopetensi abolut Peradilan Agama bertambah sehingga kompetensi absolut Peradilan Agama paska Undang-Undang No 3 Tahun 2006 meliputi? penyelesaian sengketa bidang:

  1. Perkawinan
  2. Kewarisan
  3. Wasiat
  4. Perwakafan
  5. Zakat
  6. Infaq sadaqah dan
  7. Ekonomi ?syari?ah, antara lain : Bank Syari?ah, Lembaga Keuangan, Mikro Syari?ah, Asuransi Syari?ah, Reasuransi Syari?ah, Reksadana Syari?ah, Obligasi Syari?ah dan Surat berharga berjangka Menengah Syari?ah, Sekuritas Syari?ah, Pembiayaan Syari?ah, Pegadaian Syari?ah, Dana Pensiun Lembaga Keuangan Syari?ah dan Bisnis Syari?ah.

?

II. Fungsi

Untuk melaksanakan tugas pokok dimaksud, maka Pengadilan? Agama mempunyai fungsi, antara lain sebagai berikut :

1. ? Fungsi Mengadili (judicial power), yakni memeriksa dan mengadili perkara-perkara yang menjadi kewenangan Pengadilan Agama pada tingkat pertama,

2. Fungsi Pembinaan, yakni memberikan pengarahan, bimbingan dan petunjuk kepada masyarakat, karena hakim di Pengadilan Agama merupakan hakim di mata Undang-undang dan ulama dimasyarakat.

3.? Fungsi sebagai mediator, Sebelum hakim memutus suatu perkara yang diajukan oleh para pihak maka maka hakim harus melakukan upaya mediasi untuk perdamaian (KMA. 01 tahun 2008)

4.? Fungsi Nasehat, yaitu sebelum perkara itu diputus hakim juga harus memberi nasehat agar para pihak yang sedang berseteru itu dapat mengahkiri konflik rumah tangganya dan mewujudkan rumah tangga yang sakinah mawaddah warrahmah.

5. Fungsi Administratif, yakni menyelenggarkan administrasi pemerintahaan baik administrasi yang menyangkut administrasi umum, administrasi keuangan, administrasi kepegawaian serta administrasi lainnya guna mendukung pelaksanaan tugas pokok teknis peradilan dan administrasi peradilan.

6.?? Fungsi Lainnya :

  1. a. Pelayanaan penyuluhan hukum, pelayanan riset/penelitian dan sebagainya. (vide :?? Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor KMA/004/SK/II/1991)
  2. Pelayanan pelaksanaan registrasi Pengacara Praktek kuasa insidentill yang akan beracara di Pengadilan Agama se-wilayah Pengadilan Agama Bangkinang.
  • Pengadilan Agama Bangkinang Kelas I B

    Jalan Jend. Sudirman No. 99 Bangkinang
    Telp/Fax (0762)20176
    email : pa.bangkinang@yahoo.com
    © Copyright 2016 Pengadilan Agama Bangkinang Kelas I B